Bukit Berlian, Napal Putih [on the Story]

Napal Putih adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, Indonesia. Terbentuknya Kecamatan ini atas kehendak rakyat yang di jembatani oleh Panitia 9 : Zamhari As Jamal, Saukani, Aminullah, Mumung Komarudin SPd, Kusmawijaya SPd, Hendrik Silaban SH,Hermandani, Imam Chusbangi, M. Abdul Sadad. Pada masa perjuangan Napal Putih pernah dijadikan pusat Pemerintahan Militer pimpinan Dr AK Gani. Bukti sejarah saat ini masih berdiri rumah sejarah yang dijadikan pusat pemerintahan. Di Kecamatan ini juga terdapat daerah pertambangan emas yang konon merupakan penyumbang megahnya Tugu Monas. Pusat pertambangan emas tepatnya terdapat di Desa Lebong Tandai, yang disebut-sebut sebagai Batavia Kecil.

Pesan, Komentar, Kirim Salam dari Facebook

SMAN 1 Napal Putih di Bukit Berlian

10 Mei 2010

Gedung SMA 1 Napal Putih, menjadi berkah kemajuan otonomi daerah dan hasil jerih payah para tokoh pendidikan, sekolah yang dikepalai oleh Bpk.. Mumung Komarudin ini menjadi tujuan siswa siswa lulusan SMP dari beberapa desa di kecamatan Napal Putih.

Semoga lulusan dari SMA ini menjadi putra putri terbaik Bukit Berlian meneruskan perjuangan demi menjadikan Bukit Berlian menjadi "berlian" yang kemilau di Bengkulu Utara. JAYA terus SMAN 1 Napal Putih!
sumber foto : http://kecamatannapalputih.blogspot.com/
Selengkapnya...

Tambang Batu Bara di Bukit Berlian Napal Putih

(Kaya mendadak, kebun hilang). Penambangan batu bara di Bukit Berlian memberikan kontribusi ekonomi yang sangat penting bagi warga, mengingkatnya daya beli dan terbukanya kesempatan bekerja bagi masyarakat sekitar membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat desa Bukit berlian. Kandungan batubara yang dimiliki jumlah cadangan terukur sebanyak 175.847.898 ton. Dari potensi yang ada tersebut hanya baru sekitar 25% yang diproduksi dan dipasarkan yang selama ini dikelola pihak swasta.

Namun dalam jangka panjang, dampak lingkungan akibat penambangan sangatlah berbahaya, selain hilangnya ekosistem hutan dan kebun juga terganggunya keseimbangan alam akibat penambangan yang kurang memperhatikan AMDAL. Masyarakat Desa Bukit Berlian juga terancam kehilangan lahan pertanian yang selama ini menjadi andalan, sebagai putra Bukit Berlian, Saya secara jujur senang dengan pertambangan tersebut, namun, disisi lain terbersit kekhawatiran, gantu rugi lahan yang terkena area penambangan memang cukup lumayan, pada kenyataannya hanya membuat warga terlena tanpa menyadari dalam beberapa tahun mendatang mereka tak punya lahan pertanian. Lalu, apa nanti yang menjadi andalan tumbuhnya perekonomian desa bila lahan pertanian berubah menjadi area penambangan?
Selengkapnya...

Bumi Dikeruk, Rakyat Tetap Sengsara

30 April 2010

Kecamatan Napal Putih terkenal dengan tambang emas di Lebong Tandai, puluhan ton emas dikeruk dari jaman dulu dari wilayah ini, pun batubara dibongkar diambil dari bumi Napal Putih  namun timbal balik yang dirasakan oleh masyarakat disana masihlah minim. Pembangunan jalan, jembatan masih memprihatinkan. Tak seperti daerah penghasil emas dan batubara terbesar di Kabupaten Bengkulu Utara, Napal Putih masihlah jauh dari kata maju dalam hal pembangunan.

Kondisi jalan rusak bak kubangan lumpur, hanya 25 meter dari kantor Kecamatan Napal Putih
Selengkapnya...

Napal Putih in Frame

19 April 2010

Secara tidak sengaja saya googling keyword Kecamatan Napal Putih, kampung halamanku. Pencarian menampilkan sebuah blog http://kecamatannapalputih.blogspot.com/ dengan profil nickname Khairani Isnia Handrawijaya, dalam hati bertanya tanya siapakah pemilik blog itu. setelah saya pikir pikir sejenak akhirnya saya menemukan sosok itu. Dia adalah guru matematik saya waktu SMP Bukit Berlian yang memakai nama putrinya sebagai nickname. dari beliaulah saya belajar ilmu eksakta sebagai dasar ilmu komputer yang saya geluti saat ini di perantauan... terima kasih pak.... tanpa anda saya tidak akan jadi seperti ini.

Dan yang paling saya suka adalah dalam blog itu terpampang foto peresmian Kecamatan Napal Putih yang di hadiri Bapak Bupati Bengkulu Utara saat itu, Bpk. H. Muslihan DS,MM dan Wakil Bupati Bengkulu Utara Bpk Imron Rosyadi yang belakangan maju sebagai Bupati. Tampak disana tokoh masyarakat diantaranya adalah Almarhum Ayahanda Saya, Bpk. H.M. Rasyid AR.



Selengkapnya...

IP