Bukit Berlian, Napal Putih [on the Story]

Napal Putih adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, Indonesia. Terbentuknya Kecamatan ini atas kehendak rakyat yang di jembatani oleh Panitia 9 : Zamhari As Jamal, Saukani, Aminullah, Mumung Komarudin SPd, Kusmawijaya SPd, Hendrik Silaban SH,Hermandani, Imam Chusbangi, M. Abdul Sadad. Pada masa perjuangan Napal Putih pernah dijadikan pusat Pemerintahan Militer pimpinan Dr AK Gani. Bukti sejarah saat ini masih berdiri rumah sejarah yang dijadikan pusat pemerintahan. Di Kecamatan ini juga terdapat daerah pertambangan emas yang konon merupakan penyumbang megahnya Tugu Monas. Pusat pertambangan emas tepatnya terdapat di Desa Lebong Tandai, yang disebut-sebut sebagai Batavia Kecil.

Pesan, Komentar, Kirim Salam dari Facebook

Bumi Dikeruk, Rakyat Tetap Sengsara

30 April 2010

Kecamatan Napal Putih terkenal dengan tambang emas di Lebong Tandai, puluhan ton emas dikeruk dari jaman dulu dari wilayah ini, pun batubara dibongkar diambil dari bumi Napal Putih  namun timbal balik yang dirasakan oleh masyarakat disana masihlah minim. Pembangunan jalan, jembatan masih memprihatinkan. Tak seperti daerah penghasil emas dan batubara terbesar di Kabupaten Bengkulu Utara, Napal Putih masihlah jauh dari kata maju dalam hal pembangunan.

Kondisi jalan rusak bak kubangan lumpur, hanya 25 meter dari kantor Kecamatan Napal Putih
Selengkapnya...

Napal Putih in Frame

19 April 2010

Secara tidak sengaja saya googling keyword Kecamatan Napal Putih, kampung halamanku. Pencarian menampilkan sebuah blog http://kecamatannapalputih.blogspot.com/ dengan profil nickname Khairani Isnia Handrawijaya, dalam hati bertanya tanya siapakah pemilik blog itu. setelah saya pikir pikir sejenak akhirnya saya menemukan sosok itu. Dia adalah guru matematik saya waktu SMP Bukit Berlian yang memakai nama putrinya sebagai nickname. dari beliaulah saya belajar ilmu eksakta sebagai dasar ilmu komputer yang saya geluti saat ini di perantauan... terima kasih pak.... tanpa anda saya tidak akan jadi seperti ini.

Dan yang paling saya suka adalah dalam blog itu terpampang foto peresmian Kecamatan Napal Putih yang di hadiri Bapak Bupati Bengkulu Utara saat itu, Bpk. H. Muslihan DS,MM dan Wakil Bupati Bengkulu Utara Bpk Imron Rosyadi yang belakangan maju sebagai Bupati. Tampak disana tokoh masyarakat diantaranya adalah Almarhum Ayahanda Saya, Bpk. H.M. Rasyid AR.



Selengkapnya...

Molek (Motor Lori Ekspress) di Desa Napal Putih

07 Maret 2010

 edited by : syahadie
Emas dari sinilah yang pada tahun 1970-an mengalir ke Jakarta. Emas yang diangkut loko berbahan bakar solar ini kini menancap di puncak Tugu Monas di Jakarta. Berat emas yang melapisi "api" Monas sekitar 35 kg. Dengan kilauan emas yang menggambarkan nyala api ini, Monas dikenal sebagai tugu api yang tak kunjung padam.

 Namanya si Molek. Bukan nama seorang gadis Bengkulu, melainkan kereta mini (lori) yang menempuh rute sejauh 33,5 km. Jalur ini sangat rawan longsor, karena diapit oleh dinding tebing setinggi 25 meter dan bibir sungai yang curam.

Kengerian rute ini bisa ditebus dengan keindahan hutan yang masih asli yang dapat dinikmati sepanjang perjalanan. Rel ini menghubungkan Desa Lebong Tandai dengan Kota Kecamatan Napal Putih.
Selengkapnya...

Jalan Amblas di Urai Ketahun

24 Desember 2009

Foto ini diambil tangal 19 September 2009, lokasi di sekitar Urai Ketahun Bengkulu Utara, jalan ini menghubungkan antara Bengkulu - Lais dengan Ketahun - Air Muring Ipuh. Akibat abrasi pantai yang lama, jalan dibibir jurang curam pantai lama kelamaan terkikis sehingga membuat sebagian aspal amblas. kondisi membahayakan ini sewaktu foto ini diambil belum ada tindak lanjut dari pihak PEMDA Bengkulu Utara terutama instansi terkait untuk perbaikan. Mudah2n sekarang konsisinya berbeda.......


Selengkapnya...

IP